MAKASSAR,Titikberita.id— Pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu perhatian Anggota DPRD Kota Makassar Hj. Rezki dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Hal itu terlihat dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan VIII (Kedelapan) bersama Dinas Pariwisata Kota Makassar, yang digelar di Grand Maleo Hotel, Jalan Pelita Raya VIII No. 1 Makassar, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi forum bagi Hj. Rezki untuk menggali informasi sekaligus berdialog mengenai arah pengembangan destinasi pariwisata di Kota Makassar.
Sebagai salah satu kota tujuan kegiatan ekonomi dan wisata, Makassar memiliki potensi pariwisata yang perlu terus dikembangkan. Karena itu, menurut Hj. Rezki, pengawasan terhadap program pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan sektor pariwisata dapat berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Hj. Rezki Kawal Potensi Pariwisata
Dalam kegiatan tersebut, Hj. Rezki menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Ia menilai pengembangan pariwisata tidak hanya berkaitan dengan keberadaan destinasi, tetapi juga membutuhkan pengelolaan yang baik, dukungan program pemerintah, serta keterlibatan masyarakat.
Fungsi pengawasan DPRD, lanjutnya, menjadi ruang untuk melihat secara langsung pelaksanaan program sekaligus mengetahui berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Dispar Makassar Paparkan Pengembangan Destinasi
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Makassar, Safaruddin, SS, hadir memberikan pemaparan terkait pengembangan destinasi pariwisata.
Dalam pemaparannya, Safaruddin menjelaskan berbagai aspek yang berkaitan dengan pengembangan destinasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik pariwisata Kota Makassar.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan destinasi secara berkelanjutan serta dukungan berbagai pihak agar potensi pariwisata dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Menurut Safaruddin, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan pemangku kepentingan menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan destinasi pariwisata.
Tenaga Ahli Beri Perspektif Pengembangan Pariwisata
Sementara itu, Ir. Andi Ono Indra selaku tenaga ahli turut memberikan perspektif dalam kegiatan tersebut.
Ia menyoroti pentingnya perencanaan dan pengelolaan yang terarah dalam mengembangkan potensi pariwisata. Menurutnya, pengembangan destinasi perlu memperhatikan potensi yang dimiliki daerah sekaligus kebutuhan masyarakat.
Pandangan tersebut menjadi bagian dari pembahasan untuk memperkaya perspektif dalam pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Pengawasan untuk Pariwisata yang Berdampak
Hj. Rezki menilai kegiatan pengawasan seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi antara DPRD dengan perangkat daerah.
Menurutnya, pengawasan tidak semata-mata dilakukan untuk melihat pelaksanaan program, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun dialog dan mendorong perbaikan penyelenggaraan pemerintahan.
Melalui kegiatan tersebut, Hj. Rezki menunjukkan komitmennya dalam mengawal sektor pariwisata Kota Makassar agar dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan VIII bersama Dinas Pariwisata Kota Makassar tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pariwisata Makassar.
















