MAKASSAR,Titikberita.id — Kemampuan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat menjadi perhatian dalam Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan VIII yang dilaksanakan Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, Hartono, S.E., M.Si., di Hotel MaxOne Makassar, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD Kota Makassar untuk mengevaluasi kinerja PDAM dalam menyediakan layanan air bersih yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Hadir sebagai narasumber Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Andi Taufik Aris, S.T., serta Rahmi Indry Sam, S.T., staf Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar. Keduanya memaparkan berbagai tantangan dan strategi pemerintah dalam meningkatkan pelayanan air bersih di Kota Makassar.
Dalam pemaparannya, Andi Taufik Aris menjelaskan bahwa kebutuhan air bersih di Kota Makassar terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan kawasan permukiman. Karena itu, PDAM terus melakukan berbagai upaya, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, perbaikan jaringan distribusi, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Sementara itu, Rahmi Indry Sam menekankan pentingnya sinergi antara PDAM dan Dinas Pekerjaan Umum dalam mendukung pembangunan infrastruktur penyediaan air bersih. Menurutnya, pengembangan jaringan perpipaan dan infrastruktur pendukung menjadi faktor penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Hartono mengatakan bahwa ketersediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Melalui kegiatan pengawasan ini, DPRD ingin memastikan seluruh program dan investasi di sektor air minum berjalan efektif serta mampu menjawab kebutuhan warga.
“Air bersih merupakan pelayanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah. DPRD akan terus mengawal peningkatan kinerja PDAM agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik, jangkauan distribusi semakin luas, dan kualitas air yang diterima pelanggan tetap terjaga,” ujar Hartono.
Ia menambahkan, forum pengawasan tersebut juga menjadi wadah untuk menghimpun berbagai aspirasi masyarakat terkait pelayanan air bersih, termasuk persoalan distribusi, kualitas layanan, dan pengembangan infrastruktur yang masih perlu ditingkatkan.
Melalui kegiatan tersebut, DPRD Kota Makassar berharap sinergi antara PDAM, Dinas Pekerjaan Umum, dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mewujudkan pelayanan air bersih yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Makassar.
















