Jelang Forum Pengawasan DPRD, Fasruddin Rusli Agendakan Evaluasi Penguatan Koperasi dan UMKM di Makassar

MAKASSAR, Titikberita.id, 15 Juli 2026 — Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PPP, Fasruddin Rusli, S.E., dijadwalkan melaksanakan Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan VIII Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar pada Kamis (16/7/2026) di Hotel Royal Bay Makassar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD Kota Makassar untuk mengevaluasi pelaksanaan program pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar.

Forum pengawasan akan menghadirkan Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Dr. Harryman Herdianto, S.STP., M.AP., yang dijadwalkan memaparkan berbagai tantangan pengembangan koperasi di masyarakat, termasuk strategi pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.

Fasruddin Rusli mengatakan koperasi memiliki posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah karena menjadi wadah pemberdayaan masyarakat sekaligus penggerak usaha produktif.

“Pengawasan ini penting untuk memastikan setiap program pembinaan koperasi benar-benar mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. Koperasi harus tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, profesional, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ujar Fasruddin.

Menurutnya, selain memperkuat kelembagaan koperasi, pemerintah daerah juga perlu memberikan perhatian terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kemudahan akses permodalan, serta pendampingan usaha bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi.

Ia menambahkan, forum pengawasan tersebut juga menjadi ruang bagi DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat mengenai berbagai kendala yang dihadapi koperasi sekaligus menghimpun masukan sebagai bahan penyempurnaan kebijakan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Makassar berharap program pengembangan koperasi dan UMKM dapat berjalan lebih efektif, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta mendorong terwujudnya koperasi yang mandiri, modern, dan berdaya saing sebagai penopang pertumbuhan ekonomi Kota Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *