Hj. Rezki Tegaskan Pembinaan Pemuda dan Olahraga Harus Berorientasi pada Prestasi dan Inovasi

Anggota DPRD Kota Makassar dari Partai Demokrat, Hj. Rezki, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan.(Fj)

MAKASSAR, Titikberita.id, 8 Juli 2026 — Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Demokrat, Hj. Rezki, menegaskan pentingnya penguatan program pembinaan kepemudaan dan olahraga sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan VI Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar yang digelar di Hotel Grand Maleo Makassar, Selasa (7/7/2026).

Menurut Hj. Rezki, hasil forum pengawasan menunjukkan bahwa pembinaan atlet dan pemberdayaan pemuda harus dilakukan secara berkesinambungan melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, komunitas olahraga, dunia pendidikan, dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kota Makassar, Muhammad Akbal Amir, S.T., memaparkan berbagai strategi peningkatan prestasi olahraga, mulai dari pembinaan atlet usia dini, peningkatan kompetensi pelatih, hingga penguatan ekosistem olahraga yang berorientasi pada prestasi. Ia juga menekankan pentingnya implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebagai arah pembangunan olahraga yang berkelanjutan.

Sementara itu, tokoh pemuda Muhammad Nibraas Rezwa Adnan menyoroti pentingnya mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, pemuda harus diberi ruang untuk berinovasi melalui berbagai program pemberdayaan, kewirausahaan, dan pengembangan kepemimpinan.

Hj. Rezki menilai materi yang disampaikan kedua narasumber saling melengkapi dalam membangun kualitas generasi muda Kota Makassar.

“Prestasi olahraga dan inovasi kepemudaan merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Pemerintah harus terus menghadirkan program yang mampu mengembangkan potensi anak muda, baik di bidang olahraga, kepemimpinan, maupun kreativitas sehingga mereka mampu menjadi generasi yang berdaya saing,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD Kota Makassar akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap program-program kepemudaan dan olahraga agar pelaksanaannya tepat sasaran, akuntabel, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui forum pengawasan tersebut, diharapkan lahir berbagai rekomendasi yang dapat memperkuat kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam membina atlet berprestasi sekaligus menciptakan ekosistem kepemudaan yang produktif, inovatif, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *