PENGAWASAN DISPORA, ISMAIL DORONG PEMBINAAN PEMUDA DAN OLAHRAGA MAKASSAR SEMAKIN TERARAH

MAKASSAR,Titikberita.id — Anggota DPRD Kota Makassar, Ismail, S.H., melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar Angkatan 7 Tahun Anggaran 2026, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya pada sektor kepemudaan dan olahraga. Hadir sebagai narasumber Ariansyah, SP., M.Adm. SDA, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, serta Ayuzar, S.T., S.H., M.H., pemerhati olahraga sekaligus pengurus KONI Makassar.

Dalam kegiatan tersebut, Ismail menekankan pentingnya memastikan program pemerintah daerah di bidang kepemudaan dan olahraga tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Pengawasan ini menjadi ruang untuk melihat apa yang sudah berjalan, apa yang masih perlu dibenahi, dan bagaimana program ke depan bisa semakin tepat sasaran. Kita ingin pembangunan kepemudaan dan olahraga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ismail.

Menurut Ismail, pembangunan kepemudaan dan olahraga memiliki keterkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pembinaan generasi muda, pengembangan potensi atlet, peningkatan kualitas pelatih, hingga dukungan terhadap cabang olahraga perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ariansyah memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan program dan kebijakan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar. Kehadiran Dispora dalam forum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan perkembangan program pemerintah daerah serta menerima masukan terkait penyelenggaraan urusan kepemudaan dan olahraga.

Pada sisi olahraga, Ayuzar turut memaparkan perkembangan pembinaan olahraga di Kota Makassar, termasuk persiapan menghadapi Porprov Sulsel XVIII Tahun 2026.

Menurut Ayuzar, dukungan pemerintah melalui dana hibah mulai diarahkan secara lebih nyata kepada kebutuhan pembinaan cabang olahraga dan atlet. Pada alokasi hibah KONI tahun 2025 sebesar Rp15 miliar, sekitar 80 persen atau kurang lebih Rp11 miliar dialokasikan kepada 45 cabang olahraga untuk mendukung program pembinaan dan persiapan kompetisi.

Dukungan tersebut antara lain digunakan untuk kebutuhan pembinaan atlet dan pelatih, pelaksanaan kegiatan cabang olahraga, serta persiapan menghadapi agenda kompetisi, termasuk tahapan menuju Porprov Sulsel 2026.

“Yang kita dorong adalah bagaimana dukungan anggaran itu benar-benar kembali kepada cabang olahraga dan atlet. Pembinaan tidak akan berjalan maksimal kalau kebutuhan atlet, pelatih dan cabang olahraga tidak mendapat dukungan yang memadai,” kata Ayuzar.

Ia menambahkan, dukungan pembinaan juga mulai menyentuh kebutuhan spesifik atlet dan cabang olahraga. Salah satunya terlihat dari dukungan pembiayaan untuk pemusatan latihan atlet yang dipersiapkan menghadapi Porprov Sulsel 2026.

Ismail menilai perkembangan tersebut perlu terus dikawal agar dukungan anggaran dapat memberikan hasil yang sejalan dengan tujuan pembinaan olahraga.

“Anggaran harus kita lihat manfaatnya. Kalau dukungan sudah sampai ke cabang olahraga dan atlet, tentu itu harus dijaga dan ditingkatkan. Pada akhirnya yang kita harapkan bukan hanya serapan anggaran, tetapi lahirnya pembinaan yang lebih baik dan prestasi yang meningkat,” ujar Ismail.

Menurutnya, peningkatan prestasi olahraga harus dibangun melalui proses yang konsisten. Dukungan kepada cabang olahraga, kualitas pelatih, kesiapan atlet, fasilitas latihan, serta tata kelola organisasi menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun prestasi.

Ismail berharap sinergi antara DPRD, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI, cabang olahraga, pelatih, atlet, dan masyarakat dapat terus diperkuat.

“Pengawasan pada akhirnya harus menghasilkan perbaikan. Kalau ada yang masih kurang, kita benahi. Kalau sudah baik, kita pertahankan dan tingkatkan. Tujuannya sederhana, supaya program pemerintah benar-benar memberi manfaat dan olahraga Makassar terus berkembang,” kata Ismail.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *