Jelang Forum Pengawasan DPRD, Hartono Agendakan Pembahasan Penanganan Anak Putus Sekolah

MAKASSAR, Titikberita.id,20 Juni 2026 — Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, Hartono, akan melaksanakan Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan V bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar pada Minggu (21/6/2026) di Hotel MaxOne Makassar.

Forum pengawasan tersebut akan mengangkat tema “Pencegahan dan Penanganan Anak Putus Sekolah di Kota Makassar”, yang menjadi salah satu isu prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Daeng.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap program dan kebijakan pemerintah daerah, khususnya di sektor pendidikan, guna memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan secara optimal.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achie Soleman, dijadwalkan hadir sebagai narasumber untuk memaparkan berbagai strategi dan langkah yang telah disiapkan pemerintah daerah dalam menekan angka anak putus sekolah.

Menurut Hartono, persoalan anak putus sekolah tidak hanya berkaitan dengan dunia pendidikan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi muda dan kualitas sumber daya manusia Kota Makassar.

Karena itu, ia menilai diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Melalui kegiatan pengawasan ini, DPRD ingin memastikan program yang dijalankan pemerintah benar-benar mampu menjangkau anak-anak yang berisiko putus sekolah serta menghadirkan solusi yang tepat bagi mereka,” ujar Hartono.

Ia menambahkan, forum tersebut juga akan menjadi ruang untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan sekaligus menghimpun berbagai masukan dari masyarakat terkait kendala yang masih dihadapi dalam upaya meningkatkan akses pendidikan.

Melalui kegiatan pengawasan ini, DPRD Kota Makassar berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menekan angka anak putus sekolah, sehingga seluruh anak di Kota Makassar memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *