MAKASSAR,Titikberi.id— Upaya pencegahan dan penanganan anak putus sekolah menjadi fokus dalam Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan V yang digelar Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, Hartono, bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar di Hotel MaxOne Makassar, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pencegahan dan Penanganan Anak Putus Sekolah di Kota Makassar”, sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan program pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Hadir sebagai narasumber, Achie Soleman yang memaparkan berbagai langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar dalam menekan angka putus sekolah, mulai dari peningkatan akses pendidikan, pendataan anak tidak sekolah, hingga penguatan kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat.
Menurut Achie Soleman, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi secara optimal. Karena itu, berbagai program dan kebijakan terus diperkuat agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak.
“Penanganan anak putus sekolah membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam memastikan anak-anak tetap berada dalam lingkungan pendidikan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Hartono menegaskan bahwa persoalan anak putus sekolah merupakan isu yang harus menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan Kota Makassar.
Menurutnya, pengawasan terhadap sektor pendidikan menjadi bagian penting dari upaya DPRD untuk memastikan setiap program yang telah direncanakan pemerintah daerah berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
“Anak putus sekolah bukan hanya persoalan pendidikan, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama. Kita harus memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata Hartono.
Ia menambahkan bahwa forum pengawasan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus wadah untuk menghimpun berbagai masukan dari masyarakat terkait tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan.
Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Makassar berharap berbagai program pencegahan dan penanganan anak putus sekolah dapat semakin diperkuat sehingga mampu menciptakan generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan menjadi modal utama pembangunan daerah.
















