MAKASSAR, Titikberita.id– Anggota DPRD Kota Makassar, Ismail, S.H., melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah bersama Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar Angkatan IV Tahun Anggaran 2026 pada Jumat, 5 Juni 2026, bertempat di Karebosi Premier Hotel Makassar.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD Kota Makassar dalam memastikan program pemerintah daerah berjalan sesuai dengan kebijakan pembangunan serta memberikan dampak bagi masyarakat.
Dalam kegiatan ini, pembahasan diarahkan pada penguatan sektor perikanan dan pertanian, peningkatan produktivitas masyarakat, serta pentingnya pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Takdir S, S.T., Analis Akuakultur Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, serta Sri Rahmi Mahmud, S.H., M.H., CHt., Founder Sikola Mangkasara dan Pegiat Urban Farming Kelurahan Rappokalling.
Dalam pemaparannya, Takdir S, S.T. membahas mengenai peningkatan produktivitas dan keberlanjutan budidaya ikan skala kecil. Ia menjelaskan bahwa pengembangan budidaya ikan membutuhkan pengelolaan yang baik, mulai dari penerapan teknik pemeliharaan, efisiensi produksi, hingga menjaga keberlanjutan lingkungan budidaya.
Menurutnya, budidaya ikan skala kecil memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai salah satu sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, peningkatan produktivitas perlu didukung dengan pemahaman teknis serta penerapan pola budidaya yang ramah lingkungan.
Sementara itu, Sri Rahmi Mahmud, S.H., M.H., CHt. menyampaikan materi mengenai pemilahan dan pengolahan sampah. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan sampah menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung berbagai aktivitas produktif masyarakat, termasuk sektor pertanian perkotaan (urban farming).
Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari lingkungan rumah tangga melalui kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat dimanfaatkan kembali dan memiliki nilai guna.
Ismail mengatakan, materi yang disampaikan kedua narasumber memiliki keterkaitan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan produktivitas masyarakat harus berjalan seiring dengan kesadaran menjaga lingkungan.
“Pengembangan sektor perikanan dan pertanian membutuhkan dukungan lingkungan yang baik. Karena itu, produktivitas dan pengelolaan lingkungan harus berjalan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Ismail.
Ia menambahkan, kegiatan pengawasan tersebut menjadi ruang komunikasi antara DPRD, pemerintah daerah melalui DP2 Kota Makassar, serta masyarakat dalam mengevaluasi sekaligus memperkuat pelaksanaan program daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat semakin memahami pentingnya pengelolaan sumber daya secara produktif dan berkelanjutan, baik melalui pengembangan budidaya ikan maupun pengelolaan sampah yang lebih baik untuk mendukung kualitas lingkungan di Kota Makassar.
















