Pemerintah Kota Makassar terus membuka diri terhadap kerja sama global. Potensi besar yang dimiliki kota ini menarik perhatian berbagai pihak, termasuk negara sahabat seperti Amerika Serikat.
Hal itu terlihat dalam pertemuan resmi antara Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Christopher Green. Pertemuan berlangsung di kediaman Konjen AS, Jl. Taman Golf C2, Surabaya, pada Selasa (7/5), pukul 09.45–11.15 WIB.
“Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi balasan setelah beliau berkunjung ke Makassar bulan lalu,” ujar Munafri usai pertemuan.
Pertemuan ini berlangsung di sela agenda Munafri mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Selain mempererat hubungan diplomatik, keduanya membahas peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, investasi, dan pengembangan SDM.
Pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut dari kehadiran American Corner Makassar yang diresmikan pada 6 Februari 2024 lalu di Bikin Creative Hub, Nipah Mall. American Corner ini merupakan yang pertama di pusat perbelanjaan umum di Indonesia Timur, dan menjadi ruang kolaborasi untuk pertukaran budaya, inovasi, serta pendidikan antara Amerika dan masyarakat Makassar.
“Saat itu saya bertemu beliau saat peresmian. Hari ini kami lanjutkan pembicaraan untuk mempertajam berbagai kerja sama yang bisa diwujudkan bersama,” jelas Munafri, yang juga mantan CEO klub sepak bola PSM Makassar.
Menurutnya, ada banyak sektor yang bisa dikembangkan melalui kolaborasi internasional. “Makassar punya banyak potensi—baik dari sisi bisnis, pariwisata, maupun sumber daya manusia. Ini yang kami dorong untuk dikerjasamakan,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pihak Konjen AS membuka kemungkinan kerja sama melalui program beasiswa dan peluang investasi dari pihak swasta Amerika.
Dalam lawatan tersebut, Wali Kota Munafri didampingi Kepala DPM-PTSP Helmy Budiman, Kepala Bappeda Andi Zulkifli Nanda, serta tim ahli Pemkot Makassar.
















